Selasa, September 11, 2018

Bahaya! 7 Tanda Stroke Pada Wanita Sering Diabaikan


Kebanyakan orang berpikir bahwa stroke hanya terjadi ketika usia lanjut datang. Namun, hal itu tidak benar, wanita yang masih berusia muda sekarang rentan terkena stroke.

Faktor risiko untuk stroke pada wanita adalah tekanan darah tinggi, diabetes, penyakit jantung, merokok, obesitas, kolesterol tinggi, minum alkohol dan stres.

Wanita juga rentan meninggal akibat stroke ketimbang pada pria, Nah berikut ada beberapa tanda stroke pada wanita yang perlu kamu ketahui.

1. Wajah yang tidak simetris saat tersenyum

Wajah Anda akan lumpuh terutama di satu sisi, saat tersenyum bagian sisi lainnya tidak akan bergerak. Ini biasanya gejala pertama stroke yang orang perhatikan. Oleh karena itu, jangan pernah menyepelekan tanda ini, terutama jika terjadi dengan gejala di bawah ini, dapatkan bantuan segera.

2. Pusing

Aliran darah yang membawa oksigen ke jantung dan otak akan semakin sedikit, yang dapat membuat Anda merasa pusing. ini adalah tanda paling penting ang patu kamu ketahui.

3. Nyeri Tubuh

Sebagian besar gejala stroke biasanya mati rasa, lemah atau kesemutan tanpa rasa sakit, tetapi pada wanita itu bisa menjadi sakit kepala parah. Sakit kepala terjadi tiba-tiba, dan kadang disertai mual dan muntah. Gejala lain dari stroke adalah nyeri akut di satu sisi wajah, satu sisi tubuh atau salah satu anggota badan. Rasa sakit menyebar di belakang, bahu, lengan, leher atau rahang.

4. Muncul keringat tanpa alasan

Berkeringat berlebih tanpa alasan dapat menandakan serangan stroke, yang dipicu oleh kerusaka sistem saraf.

5. Sesak Napas

Sesak nafas bisa menjadi tanda abnormal setelah stroke. Sesak nafas tanpa ada riwayat masalah pernapasan adalah tanda peringatan yang tidak boleh dilewatkan.

6. Cegukan terus menerus

Biasanya, cegukan akan berlangsung selama sekitar 30 detik dan berhenti. Tetapi jika Anda menderita cegukan terus-menerus, yang sulit diobati, itu bisa menjadi tanda stroke.

7. Anda mengalami kejang

Stroke sangat berbahaya karena mereka dapat dengan cepat merusak otak - dan kejang dapat menjadi tanda kerusakan otak. Jika Anda mengalami kejang mendadak, segera kunjungi dokter.